Langsung ke konten utama

TEMANKU MYTHOMANIA

Pernah gak sih kalian mempunyai teman yang bercerita terlalu berlebihan hingga terkesan dia sedang membohongi dirinya ?

Saya akan menceritakan tentang teman saya.
         Saya sudah berteman lumayan lama, bisa dihitung 8 semester perkuliahan. Teman saya ini awal mulanya begitu penyendiri dan kurang bergaul, karena dia begitu menyendiri makanya saya terketuk untuk mendekatinya.
     
         Apakah dia orang yang membosankan ?!....
Naaahh.. akhirnya saya dan dia menjalin pertemanan, pertemanan kami berjalan baik hingga akhirnya beberapa ceritanya ada yang sedikit ganjil setiap kali dia bercerita pada teman sekelas. Bahkan dia membuat saya kesal.
   
     Dia pernah bercerita ke teman-teman saya kalau saya dan dia sering pergi hangout makan-makan dan saya kerumahnya terlambat menjemputnya hingga saya membunyikan klakson motor dengan kencang hingga dia terbangun dan mengganggunya, nah saya berpikir " sejak kapan saya kerumahnya?, perasaan keluar bareng jalan-jalan saja tidak pernah ". begitu batin saya, semakin hari ceritanya semakin di tambah-tambahkan.

        Pernah suatu hari teman saya menceritakan dia tiba-tiba kehilangan suaranya ketika dia ditunjuk untuk presentasi di kelas. Gilaa..!! tadi dia masih bisa ketawa-ketawa tiba-tiba bisu dalam 5 menit. luar biasa pikir teman saya ketika dia menceritakan kejadian yang dia alami. Tidak hanya itu saja ketika saya tiba-tiba sakit dan saya akan ijin pulang, teman saya itu juga tiba-tiba sakit perut dan ingin pulang.

        Lama-kelamaan setiap cerita yang dia ceritakan yang baru terjadi kemarin bisa berubah besoknya. Waktu itu saat kami dinas bersama teman saya ini memang sakit dari tandanya saja dia hangat dan dia menggunakan masker, nah besoknya dia datang dan
      senior saya tanya "kok pake masker dik ?"
dan dia jawab " iya nih kak, saya panas banget suhunya sampai 39,8 O C ".
  " looh kok bisa ?" tanya senior saya,
  " iya, tenggorokan juga gatel dan masih lemas " padahal saya liat dia biasa saja.
  " kok tinggi sekali demamnya dik?, biasanya kan panas segitu langsung kasi paracetamol         flash (penurun panas) ", saya pikir ... benar juga ya.... .
   dan dia jawab (gak kak, saya cuma minum tablet aja) ",
  " kok panas 39 derajat celcius cepat banget sehatnya ?"..
   dan dia cuma ketawa-ketawa dan pergi...
   dan seminggu kemudian dia dengan tidak sengaja menceritakan kalau dia sempat dirawat    di rumah sakit karena panasnya yang tinggi suhunya 39,8 derajat celsius.
Saya tanya " kok bisa kamu di rawat , wahh kasian kamu tinggi banget suhunya pasti kurang minum air ya ?"
   " ahh udah kok minum air cuma gak mau turun aja, dan waktu itu untung bapakku cepat          bawa ke rumah sakit M*****, trus disana aku dikasi infus sama paracetamol flash tau !!",
    " kapan kamu dirawat ? trus rumah saki M***** yang mana  nihh ?..",
    " emang rumah sakit M***** ada berapa ?" dia balik bertanya.
    " rumah sakit M*** setauku itu yang ada dekat rumahku" ,
     " ya pokoknya RS M*** yang itu pokoknya aku gak tau nama jalannya "
Saya mikir dalam hati, kok bisa dia gak tau alamat RS nya ?! apa dia dibawa dalam keadaan pingsan ???.. masa gak tau... nahh disini saya mulai tambah curiga dan saya tanya lagi
   " loohh kok kamu sakit dibawa jauh-jauh ke RS dekat rumahku ? padahal RS B**** R**** kan dekat rumahmu cuma 500 meter kok cari yang 8 kilometer ?" dan dia jawab
   " eehh.. pokoknya gitu.." ..
  Lalu saya tertawa dalam hati dan pikiran rasional saya muncul, kalau dia kemarinnya di infus truss... kenapa bekas infusnya gak ada ?! *tetoootttttt* #ganjil...trus kenapa dia pas ditanya sama senior saya kenapa tidak di infus paracetamol dan waktu itu dia jawab cuma minum yang tablet saja #wahhwahh....dia berbohong tampaknya......

      Secara tidak sengaja saya pernah membaca tentang artikel yaitu MYTHOMANIA yang merupakan kebohongan yang dilakukan seseorang bukan dengan tujuan menipu orang lain. Penderita gangguan Mythomania akan membuat dirinya sendiri percaya bahwa kebohongan yang dia buat adalah nyata. Yang membedakan Mythomania dengan kebohongan biasa adalah.. penderita Mythomania sering tidak sadar bahwa dia sebenarnya sedang berbohong dan menceritakan khayalan yang ada dalam kepalanya.

       Waduuhh...!! saya pikir "jangan-jangan dia termasuk gangguan jiwa MYTHOMANIA" pikir saya dalam hati. Tapi karena saya ragu men judge orang jadii saya cari lagi ciri-cirinya seperti apa...
dan saya dapat dari salah satu referensi .. seperti dibawah ini ciri-cinya...
1. Suka membesar-besarkan sesuatu.
2. Selalu menimpali bahwa dirinya lebih baik dari apapun yang kita ceritakan.
3. Menciptakan realitas sendiri untuk dirinya.
4. Karena mereka tidak menghargai kejujuran, mereka juga tidak menghargai kepercayaan.
5. Bisa jadi seorang hypochondriac juga yaitu orang yang selalu merasa sakit (dibuat-buat) ingin diperhatikan.
6. Sering kontradiktif dengan pernyataan sebelumnya.
7. Bisa berbohong hanya untuk suatu hal sepele.
8. Selalu membesar-besarkan setiap kalimat.
9. Bisa merubah-rubah cerita setiap saat.
10. Sangat defensif ketika dipertanyakan pernyataanya.
11. Sangat percaya apa yang dikatakannya benar padahal jelas tidak benar buat orang lain.
12. Berbohong ketika sebenarnya sangat mudah untuk menceritakan kebenaran.
13. Berbohong untuk mendapat simpati dan terlihat baik.
14. Selalu mendapat nilai baik pada pandangan pertama tapi selanjutnya tidak dapat dipercaya.
15. Memiliki gangguan kepribadian.
16. Jago memanipulasi.
17. Ketahuan bohong berkali-kali.
18. Tidak pernah mengakui kebohongan.
19. Menganggap dirinya legenda.

Ternyata semua ciri-ciri sama persis yang di tunjukkan dari teman saya itu. Sejak saya tau dia mengalami Mythomania saya lebih berusaha mendengarnya walau tidak begitu saya tanggapi..

       Sejujurnya saya kasian dengan teman saya ini, jika dia di orientasikan ke realita dia selalu berusaha mengingkari dan menolak kenyataan yang ada. Kadang kesal juga saya, dia biasanya sering melebih-lebihkan cerita tentang saya yang tidak benar ke teman-teman kelompok. Dia juga sering banyak membuat janji dengan saya tapi selalu diingkari.
     Misalnya nih waktu itu dia yang menawari saya beli ice cream dan roti, padahal saya tidak minta imbalan tapi dia yang memaksa saya untuk mau dan akhirnya saya iyakan saya. nahh besoknya saya tanya mana janji kamu mau traktir saya ? trus dia jawab " lahh emang saya janji apa ?",
      " oohh kamu gak ingat ? ooh yaudah gak apa",
     trus dia pura-pura lupa-lupa ingat " oohh iya, aku janji beli ice cream dan roti ya ?",
   " nahh itu ingat, janji adalah janji looh " begitu kata saya , trus dia menjanjikan sebentar pas saat jam istirahatnya saja dia belikan dan saya jawab ok.
     Selang beberapa jam kami melakukan kegiatan bersama dia minta tolong saya mengambil barangnya sedangkan saya lagi sibuk dengan sesuatu, trus dia mengancam saya " kalau kamu gak tolong gak saya traktir looh ", saya jawab.." ahh gak apa kok, jugaan bukan aku yang janji", karena dia seperti itu saya akhirnya membatalkan janjinya itu... #dia sudah berjanji hal yang sama berulang-ulang pemirsahh .... #huhuhuhu kasian dia....

Sejak dia seperti itu jadi banyak teman yang menghindarinya.

Saya sarankan kepada teman-teman sekalian agar selalu jujur dan jadi diri sendiri. Jangan berusaha jadi orang lain agar di perhatikan. Jika sudah kebiasaan begitu akan susah diubah dan tidak ada yang akan mau berteman...

Komentar